Favorite Links 1

Selamat Datang Asal-Usul Bilangan 12 Bulan Bulan Muharram Fadhilat Dan Amalan Pada Bulan Muharram Doa Awal Tahun Disunatkan Berpuasa "Ahli Asbab Dan Ahli Tajrid" "Allah  S.W.T Mengatur Segala Urusan" "Keteguhan Benteng Takdir" "Mata Hati Yang Buta" "Pegertian Doa" Perbuatan Zahir Dan Suasana Hati "Lailatul Qadar" Favorite Links 1 Kitab Menerangkan akan Tauhid Haq Blogger Surah-Surah Al-Quran Favorite Links 2 Riwayat Hidup Imam Ghazali Sejarah Sholat Lima Waktu Photo-Photo Pilihan Gallery Wali 9

Favorite Links Pembaca

Seterusnya anda ingin kesudut links yang lagi menarik dengan artikal-artikal yang lagi mendalam dan banyak informasi yang anda inginkan sila lihat dibawah click dimana saja yang anda inginkan.

Favorite Sites

LAA ILAAHA ILLALLAH adalah sebuah kata yang sedemikian akrab dengan kita. Sejak kecil (kalau kita hidup di tengah keluarga muslim), kita akan begitu familiar dengan ucapan tersebut. Mungkin karena terlalu biasa mengucapkan kita sering tak peduli dengan makna yang hakiki dari kalimat tersebut. Malahan boleh jadi kita belum paham dengan maknanya. Sehingga bisa saja perilaku kita terkadang bertentangan dengan kandungan dari laa ilaaha illallah itu sendiri tanpa kita sadari.

Kelebihan Iman dan ganjarannya

Hasil Pencarian

1 hingga 20 penemuan dari jumlah keseluruhan 61 penemuan.

Penemuan Di Dalam Al-Quran 42
Penemuan Di Dalam Hadis 19

Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 38
Kami berfirman lagi: Turunlah kamu semuanya dari Syurga itu! Kemudian jika datang kepada kamu petunjuk dariKu (melalui Rasul-rasul dan Kitab-kitab yang diturunkan kepada mereka), maka sesiapa yang mengikuti petunjukKu itu nescaya tidak ada kebimbangan (dari sesuatu yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 62
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasora (Nasrani) dan orang-orang Saabien sesiapa di antara mereka itu beriman kepada Allah dan (beriman kepada) hari akhirat serta beramal soleh, maka bagi mereka pahala balasannya di sisi Tuhan mereka dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) kepada mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 112
(Apa yang kamu katakan itu tidaklah benar) bahkan sesiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah (mematuhi perintahNya) sedang dia pula berusaha supaya baik amalannya, maka dia akan beroleh pahalanya di sisi Tuhannya dan tidaklah ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 262
Orang-orang yang membelanjakan hartanya pada jalan (agama) Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang mereka belanjakan itu dengan perkataan membangkit-bangkit (pemberiannya) dan tidak pula menyinggung atau menyakiti (pihak yang diberi), mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 274
Orang-orang yang membelanjakan (mendermakan) hartanya pada waktu malam dan siang, dengan cara sulit atau terbuka, maka mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, serta mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al- Baqarah> Ayat 277
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh dan mengerjakan sembahyang serta memberikan zakat, mereka beroleh pahala di sisi Tuhan mereka dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya sesuatu yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah A-li 'Imraan> Ayat 103
Dan berpegang teguhlah kamu sekalian kepada tali Allah (agama Islam) dan janganlah kamu bercerai-berai dan kenanglah nikmat Allah kepada kamu ketika kamu bermusuh-musuhan (semasa jahiliah dahulu), lalu Allah menyatukan di antara hati kamu (sehingga kamu bersatu-padu dengan nikmat Islam), maka menjadilah kamu dengan nikmat Allah itu orang-orang Islam yang bersaudara dan kamu dahulu telah berada di tepi jurang Neraka (disebabkan kekufuran kamu semasa jahiliah), lalu Allah selamatkan kamu dari Neraka itu (disebabkan nikmat Islam juga). Demikianlah Allah menjelaskan kepada kamu ayat-ayat keteranganNya, supaya kamu mendapat petunjuk hidayatNya.
Al-Quran > Surah A-li 'Imraan> Ayat 107
Adapun orang-orang yang telah putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam limpah rahmat Allah (Syurga), mereka kekal di dalamnya.
Al-Quran > Surah A-li 'Imraan> Ayat 170
(Dan juga) mereka bersukacita dengan kurniaan Allah (balasan mati Syahid) yang telah dilimpahkan kepada mereka dan mereka bergembira dengan berita baik mengenai (saudara-saudaranya) orang-orang (Islam yang sedang berjuang), yang masih tinggal di belakang, yang belum (mati dan belum) sampai kepada mereka, (iaitu) bahawa tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah An-Nisaa'> Ayat 173
Sesudah itu, orang-orang yang beriman beramal soleh, Allah akan menyempurnakan bagi mereka pahala (balasan) mereka dan Dia akan menambahkan lagi limpah kurniaNya kepada mereka. Sebaliknya orang-orang yang enggan beribadat kepada Allah dan berlaku sombong takbur, maka Allah akan menyeksa mereka dengan azab seksa yang tidak terperi sakitnya dan mereka pula tidak akan memperoleh sesiapa pun - yang lain dari Allah yang akan menjadi pelindung atau penolong bagi mereka.
Al-Quran > Surah Al-Maaidah> Ayat 69
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orang Yahudi dan orang-orang Saabiein dan orang-orang Nasrani sesiapa sahaja di antara mereka yang beriman kepada Allah (dan segala RasulNya meliputi Nabi Muhammad s.a.w) dan (beriman kepada) hari akhirat serta beramal soleh, maka tidaklah ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al-An'aam> Ayat 16
Sesiapa yang dijauhkan azab daripadanya pada hari itu, maka sesugguhnya Allah telah memberi rahmat kepadanya dan itulah kejayaan yang jelas nyata.
Al-Quran > Surah Al-An'aam> Ayat 48
Dan tiadalah Kami utuskan Rasul-rasul itu melainkan sebagai pembawa berita gembira dan pembawa amaran; kemudian sesiapa yang beramal soleh, maka tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al-An'aam> Ayat 81
Dan bagaimanakah aku hendak takutkan apa yang kamu sekutukan dengan Allah itu (yang tidak dapat mendatangkan sesuatu bahaya), padahal kamu tidak takut bahawa kamu telah sekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan sebarang keterangan kepada kamu mengenainya? Maka yang manakah di antara dua puak itu yang lebih berhak mendapat keamanan (dari bahaya), jika betul kamu mengetahui?
Al-Quran > Surah Al-An'aam> Ayat 82
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan merekalah orang-orang yang mendapat hidayat petunjuk.
Al-Quran > Surah Al-An'aam> Ayat 127
Bagi merekalah Syurga Darussalam (tempat tinggal yang aman sejahtera) di sisi Tuhan mereka dan Dialah Penolong mereka, disebabkan amal-amal (yang baik) yang mereka telah kerjakan.
Al-Quran > Surah Al-A'raaf> Ayat 35
Wahai anak-anak Adam! Jika datang kepada kamu Rasul-rasul dari kalangan kamu yang menceritakan kepada kamu ayat-ayat (perintah) Ku, maka sesiapa yang bertakwa dan memperbaiki amalnya, tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al-A'raaf> Ayat 43
Dan Kami cabutkan segala dendam dan hasad dengki dari hati mereka, (di dalam Syurga) yang mengalir beberapa sungai di bawah (tempat) masing-masing dan mereka pula bersyukur dengan berkata: Segala puji tertentu bagi Allah yang telah memberi hidayat petunjuk untuk (mendapat nikmat-nikmat) ini, padahal Kami tidak sekali-kali akan memperoleh petunjuk kalau Allah tidak memimpin kami (dengan taufiqNya); sesungguhnya telah datang Rasul-rasul Tuhan kami dengan membawa kebenaran. Dan mereka diseru: Itulah Syurga yang diberikan kamu mewarisinya dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan.
Al-Quran > Surah Al-A'raaf> Ayat 49
(Mereka bertanya pula kepada ketua-ketua kaum kafir itu dengan berkata): Itukah orang-orang yang kamu ejek-ejek dahulu dan kamu bersumpah bahawa mereka tidak akan beroleh rahmat dari Allah? (Sekarang dikatakan kepada mereka): Masuklah kamu ke dalam Syurga, tidak ada kebimbangan (dari berlakunya sesuatu yang tidak baik) terhadap kamu dan kamu pula tidak akan berdukacita.
Al-Quran > Surah Al-A'raaf> Ayat 96
Dan (Tuhan berfirman lagi): Sekiranya penduduk negeri itu, beriman serta bertakwa, tentulah Kami akan membuka kepada mereka (pintu pengurniaan) yang melimpah-limpah berkatnya, dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (Rasul Kami), lalu Kami timpakan mereka dengan azab seksa disebabkan apa yang mereka telah usahakan.

Kepribadian dan Islam dalam Konsep

Barang siapa mengenal, dirinya, akan mengenal Tuhannya” [1] Islam memang benar-benar menyuruh kita untuk mengenal diri kita masing-masing. Menyelami kepribadian kita dan benar-benar mengerti watak dan karakter diri kita, sebagaimana juga dengan diri orang lain, yang mana semua itu hanya semata agar kita akan mengenal siapa Pencipta dari itu semua. Subhanallah!    Dan untuk memahami dan menjelaskan tingkah laku kita sendiri dan orang lain, kita membutuhkan kerangka acuan. Dan sebagai seorang muslim, tentu saja kerangka acuan yang digunakan juga haruslah yang mencerminkan segi-segi Islami. Dan untuk menyusun teori-teori kepribadian yang berwawasan Islam, kita harus tetap memakai dan juga menguasai ilmu pengetahuan masa kini dan juga mampu merekonstruksikan ilmu-ilmu itu sehingga menjadi suatu yang selaras dengan wawasan dan ideal-ideal islam. [2]    Dan pada makalah kali saya akan menekankan kepribadian yang dilihat baik dari segi Ruhaniah dan segi Spiritual. Yang keduanya ini sama-sama terdapat pada Islam. Saya sengaja mengungkap kepribadian yang dilihat dari segi-segi diatas karena kepribadian ini tentunya berangkat dari keimanan dan keilmuan seorang individu, yang mana karakteristik manusia itu secara kental disebut oleh Murtadha Muthahari terdiri dari sifat kehewanan dan kemanusiaannya. Karakteristik khas dari kemanusiaannya ialah Iman dan Ilmu. Dalam hal ini juga, Al Ghazali bahkan menuturkan kalau konsep jiwa (yang membangun sosok manusia) dalam islam itu ada empat, yaitu: Al-Qalb, Ar-Ruh, An-Nafs (An-nafs al-ammarah bissu’, an nafs al-lawwamah, an nafs al-muthmain’nah) dan Al-Aql.   
 Perbedaan Antara Islam, Iman dan Ihsan:
            Islam dan iman bila disebutkan secara bersamaan, maka yang dimaksud dengan Islam adalah amal perbuatan yang nampak, yaitu rukun Islam yang lima, dan pengertian iman adalah amal perbuatan yang tidak nampak, yaitu rukun iman yang enam. Dan bila salah satunya (yang disebutkan) maka maksudnya mengandung makna dan hukum yang lainnya.
. Ruang lingkup ihsan lebih umum daripada iman, dan iman lebih umum daripada Islam. Ihsan lebih umum dari sisi dirinya; karena ia mengandung makna iman. Seorang hamba tidak akan bisa menuju martabat ihsan kecuali apabila ia telah merealisasikan iman. Ihsan lebih spesifik dari sisi pelakunya; karena ahli ihsan adalah segolongan ahli iman. Maka, setiap muhsin adalah mukmin dan tidak setiap mukmin adalah muhsin.
. Iman lebih umum daripada Islam dari sisi dirinya; karena ia mengandung Islam. Maka, seorang hamba tidak akan sampai kepada tingkatan iman kecuali apabila telah merealisasikan Islam. Iman lebih spesifik dari sisi pelakunya; karena ahli iman adalah segolongan dari ahli Islam (muslim), bukan semuanya. Maka, setiap mukmin adalah muslim dan tidak setiap muslim adalah mukmin.

A. Rukun Islam / Lima Perkara
1. Dua Kalimat Syahadat
2. Sholat Lima Waktu
3. Ibadah Puasa
4. Melaksanakan Zakat
5. Pergi Haji Bagi yang Mampu

- B. Rukun Iman / Enam Perkara
1. Percaya kepada Allah SWT
2. Percaya kepada Nabi dan Rasul / Rosul Allah SWT
3. Percaya kepada Malaikat Allat SWT
4. Percaya kepada Kitab Allat SWT yaitu Al Qur'an
5. Percaya kepada Hari Kiamat / Hari Akhir
6. Percaya kepada Qada dan Qadar / Qodo dan Qodar / Kodo dan Kodar atau Ketentuan Allah SWT

Dan iman yang separuh-separuh ini. Meskipun demikian, golongan ini
terus berdegil dan terus-menerus mengajak orang ramai kepada nafsu.
Tidak syak lagi, itu adalah kufur. Wal ‘iya zubillah.
Kita tidak akan Mengkafirkan Seseorang Muslim Tanpa Bukti
Kemudian terdapat pula penyelewengan dan kesesatan yang lebih ringan dan lebih
kecil daripada yang dinyatakan di atas.

Kenali Musuh Islam: Orientalis

PEMBAHASAN KETIGA: CARA PERUBAHAN SOSIAL ATAU "WESTERNISASI".

Untuk mengubah tatanan sosial yang dapat menjauhkan umat Islam dari ajaran Islam, mereka menempuh langkah strategis sehingga umat Islam tidak mengerti program jangka panjang mereka. Bahkan kadang-kadang tidak mengetahui metode perubahan sosial yang sedang berlaku…Dan seakan-akan perubahan itu kini mencapai hasilnya.

Strategi terpenting yang mereka lakukan ialah menjadikan sebahagian orang kita sebagai dutanya yang berkeperibadian seperti mereka. Para duta tersebut berupaya melancarkan program-program mereka dan "memotong salah satu cabang pohon". Hal itu sebagaimana yang telah mereka lakukan dalam mengadakan perubahan politik, baik dengan memperalat angkatan bersenjata mahupun dengan melakukan politik kotor melalui metode yang telah kami sebutkan terdahulu.

Asma Husna video

Di dalam susunan mengikut abjad ini, setiap masalah disusun mengikut abjad secara menaik.

Bermula dari huruf "A" sehingga huruf "Z"

INGATLAH: Jangan khuatir jika anda bermimpi ngeri. Mimpi-mimpi begitu biasanya hanya membesar-besarkan situasi yang anda sedang alami atau sesuatu kejadian yang akan berlaku. Mimpi ngeri biasanya mencerminkan sesuatu yang ada kena-mengena dengan situasi di masa lampau/masa kini atau bakal kejadian tersebut akan terjadi. Malah oleh kerana anda sudah ditunjukkan adanya situasi/kejadian yang negatif tersebut dalam mimpi anda maka kesannya tidak akan menjadi begitu kuat bagi anda. Sudah tentu elemen kejutan itu akan lebih kurang. Jadi janganlah anda risau jika mimpi ngeri anda itu sangat menakutkan.

  • Forum Perdana Hal-Ehwal Islam
  • Ceramah Agama Bersama Ustaz Hj Ismail Kamus
  • Ibadah - (1.1 mb)
  • Solat - (1.3 mb)
  • Dunia Yang Menipu
    Bahagian Pertama
    - (1.0mb)
    Bahagian Kedua
    - (1.0mb)
    Bahagian Ketiga - (1.3mb)
  • Pengukuhan Akidah
    Bahagian Pertama
    - (1.1mb)
    Bahagian Kedua
    - (1.0mb)
    Bahagian Ketiga
    - (1.0mb)
    Bahagian Keempat
    - (0.6mb)
    Bahagian Kelima - (0.7mb)
  • Bagaimana Mengenal Allah

    penundukan diri serta ketaatannya kepada Allah, anda juga dapat mengenal Allah serta mengalami pengasihan, damai sejahtera, dan berkatNya. Mengenal Allah dengan sungguh-sungguh menundukkan diri kepadaNya adalah pengalaman yang paling penting dalam hidup kita. Betapa indahnya bahwa Allah menyatakan diriNya kepada orang-orang yang mencariNya dengan segenap hati.

    Madzhab dalam islam adalah salah satu pedoman dan panutan kita dalam beribadah. Karena dalam beribadah harus ada panutan yang jelas. Panutan yang benar tentunya adalah Rosulallah SAW. Namun kita tidak mungkin langsung berhujjah pada Rosul karena jarak yang ssekian lama. maka di perlukan satu pedoman yang ahli dalam hadist, quran dan beberapa hal yang lain. Dari sinilah di perlukan madzhab